PACITAN – PONOROGO – TRENGGALEK


Pacitan (Starting Point) – 18 km / 30 menit

Goa Gong terletak di Desa Bomo, Kecamatan Punung, Pacitan, sekitar 30 Km dari pusat kota Pacitan. Jika ingin menyingkat waktu, perjalanan ke Goa tersebut dapat di tempuh melewati jalur utara, malalui jalan Pacitan – Pringkuku.

Namun, jika ingin sedikit berlama-lama sambil menikmati keindahan Samudera Hindia dari atas bukit, perjalanan dapat ditempuh melalui jalur selatan yang menuju kea rah pantai Teleng Ria. Perjalanan dapat ditempuh selama sekitar 45 menit melalui jalan yang berkelok.

Goa Gong yang memiliki tujuh ruang dan empat sendang itu sudah dirancang untuk dapat dimasuki siapa saja. Pengunjung dapat menikmati keindahan ornament goa sambil menyusuri jalan setapak berpagar besi sepanjang kurang lebiiih 300 meter. Jalan yang terbuat dari semen itu dibut memutar sehingga pengunjung dapat mengakhiri perjalanannya di titik awal masuk.

Keaslian Goa ini selalu terjaga yang merupakan suatu fenomena alam yang terbentuk secara alami selama ratusan ribu tahun silam. Keajaiban bawah tanah ini dinominasikan sebagai goa terindah se-Asia Tenggara. Keindahan stalagtit dan stalagmite yang beraneka ragam banyak memukau pengunjung. Goa ini dilengkapi dengan sarana penerangan yang artistik.

Pantai Teleng Ria – 30 Km / 40 menit

Adalah pantai yang terdekat dari kota Pacitan, dapat ditempuh sekitar 5 menit dari pusat kota. Pantai ini juga dalam Jajaran Pantai selatan dengan luas pasir putih sepanang sekitar 3 Km. Jarak dari ibukota Kabupaten Pacitan kelokasi pantai hanya 3,5 km, dan sangat mudah dicapai dengan berbagai macam kendaraan.

Gelombang yang bergulung-gulung dengan indah merupakan media yang sangat menyenangkan untuk berenang bagi wisatawan asing, meskipun berbahaya juga sebagai wahana piknik bersama keluarga. Pantai ini memiliki pasir putih dan panorama yang indah dengan pemandangan sekitar, yaitu  gunung limo, dan beberapa gunung yang menjulang lainnya.

Untuk saat ini, pantai yang dikelola PT Eljohn ini menyediakan berbagai fasilitas pendukung yang telah dibangun, diantaranya ada wach tower untuk menikmati ombak laut selatan, kolam renang dan tempat bermain, panggung untuk acara budaya untuk Bonggo Budoyo dan area berkemah, daerah penangkapan, hotel, dan makanan tradisional Pacitan, serta masih banyak fasilitas pendukung lainnya.

Di area pantai ini juga terdapat penginapan bagi wisatawan asing, gazebo, tempat karaoke, dll. Pantai ini juga diterapkan untuk tempat pelelangan ikan (TPI) sehingga pengunjung dapat membeli ikan segar.

PONOROGO – 68 Km / 2 Jam

Kesenian Reog  - sudah menjadi identitas Kabupaten Ponorogo dan dikenal sebagai kota Reog. Kesenian ini sudah dikenal luas di Indonesia bahkan luar negeri.

Kesenian Tradisional ini telah mengakar di kalangan masyarakat Ponorogo dan hampir setiap desa memiliki unit. Reog Ponorogo tidak hanya menjadi ikon Jawa Timur tetapi sudah menjadi milik Indonesia. Upaya melestarikan kesenian ini terus dilakukan Ponorogo dengan menyelenggarakan Festifal Reog Nasional. Pesertanya tidak hanya dari Jawa Timur, bahkan beberapa diantaranya berasal dari sumatera dan Papua. Even ini diselenggarakan setahun sekali bertepatan dengan gerebeg Suro menyambut Tahun Baru Jawa, 1 Syuro. Upaya lain untuk melestarikan seni budaya ini adalah dengan mengadakan pentas Reog di bulan Purnama.

TRENGGALEK – 98 Km / 2,5 Jam

Pantai Prigi, berada di kawasan Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, berjarak 48 Km arah selatan dari kota Trenggalek. Sepanjang empat kilometer pantai ini tampak barisan nyiur melambai-lambai. Di seberang teluk, sebuah bukit menghalang.

Setiap waktu, kita dapat menjumpai puluhan perahu cadik dan perahu nelayan tradisional bersandar di pelabuhan. Sebagian kapal yang lain tiba dari arah tengah samudera, sementara beberapa diantaranya berlawanan sebaliknya, menuju lautan luas. Jika malam tiba, dan tidak sedang bulan purnama, hampir semua nelayan turun melaut.

Pantai ini ramai dikunjungi wisatawan dan merupakan pantai terindah di Trenggalek. Hingga ujung selatan Kabupaten Trenggalek yang dibatasi oleh Samudera Indonesia. Keberadaan pantai ini, tidak dapat dipisahkan dengan dua pantai lainnya, pantai Karanggongso dan pantai Damas. Ketiga pantai ini masih relative alami, dan berkategori berombak tenang.

Mencapai Prigi bukanlan sebuah hal yang sulit. Aksesnya mudah serta dapat di tempun dengan berbagai jenis kendaraan. Anda yang menempuh perjalanan dari arah Surabaya atau dari kota Trenggalek, jika telah sampai di pertigaan Durenan, harus mengambil jalan arah ke selatan.

Sekitar 10 km dari pertigaan Durenan ini ada pertigaan Bandung, sebuah kecamatan yang masih masuk wilayah Kabupaten Tulungagung. Sesampai di pertigaan ini, perjalanan dilankutkan dengan mengambil arah barat. Setelah itu, perjalanan kea rah prigi tidak lagi menjumpai percabangan jalan utama. Pelancong berkendara pribadi tinggal mengikuti arus jalan utama, adapun bagi yang menggunakan jasa angkutan umum, perjalanan dari Surabaya bisa dilakukan dengan menumpang bus umum tujuan Trenggalek. Ongkosnya tidak terlalu mahal, dan turun di terminal Durenan, setelah itu banyak angkutan menuju Prigi.

Goa Lowo - 19 Km / 40 menit

Terletak di Desa Watu Agung Kecamatn Watulimo Kabupaten Trenggalek kurang lebih 30 Km dari pusat kota Trenggalek, juga 30 Km dari arah kota Tulungagung atau lebih kurang jarak 180 km dari Surabaya kearah pantai selatan tepatnya kearah pantai Prigi Kecamatan Watulimo. Tempat yang strategis dan mudah dijangkau serta satu jalur dengan obyek wisata Pantai Prigi inilah yang membuat makin mudah bagi pengunjung karena bisa dalam bentuk satu paket wisata.

Goa ini termasuk kategori goa datar yang memiliki 9 ruang dengan stalagmite dan stalagtit yang masih utuh dan mempesona. Begitu tiba di Goa Lowo pengunjung akan disambut dengan suasana udara pegunungan yang sejuk dengan aroma hutan jati yang khas, karena lokasi Guo Lowo dikelilingi hutan jati yang amat rimbun. Dari tempat parker menuju mulut Goa, jalan yang sudah di paving bersih membelah diantara teduhnya pepohonan kayu jati ini.

Ketika melewati mulut Goa, kita langsung disambut ruang Goa pertama yang sangat luas bagaikan aula. Langit-langit Goa setinggi kurang lebih 20 – 50 meter, lebar Goa sekitar 50 meter. Mulai dinding Goa dipenuhi dengan panorama dan beraneka macam bentuk.

Keindahan dinding Goa dengan stalagtit yang menggangtung maupun stalagmite yang mencuat disana sini, semakin terlihat artistic dengan sinar tata yang sedemikian rupa menambah warna semakin menarik.

Berdasarkan survey ahli Goa Mr. Gilbert Manthovani dan Dr. Robert K Kho tahun 1984 dinyatakan bahwa Goa Lowo merupakan Goa alam terbesar di Asia Tenggara bahkan di Asia dengan panjang Goa 800 mmeter dengan rata-rata ruang luas terdapat 9 (Sembilan) ruang utama dan beberapa ruang kecil.

Finish Point - TRENGGALEK





Share this product :
 
Support : Prigi Tirta Wisata Tour & Travel
Copyright © 2013 PRIGI TIRTA WISATA MALANG - All Rights Reserved
Created by Creating Website
Published by Mas Template